Saturday, November 28, 2009

9 Aturan Emas dalam Mengelola Keuangan

BY tyasjetra IN , 46 comments

mengelola keuanganBekerja keras, dan cermat mengatur keuangan, bukanlah hal-hal yang perlu Anda lakukan hanya karena Anda menjalani kewajiban. Lakukan kedua hal ini karena memungkinkan Anda memperoleh kenikmatan seutuhnya dalam menjalani hidup. Anda tidak akan menyesal ketika akhirnya mampu mencapai apa yang penting bagi hidup Anda, berkat penetapan pola hidup yang terbaik.

Untuk dapat menjalani pola hidup yang bijak dan mengelola keuangan dengan cermat, Anda bisa mengikuti 9 aturan dasar, yang boleh dikatakan sebagai aturan emas, berikut ini:

Hidup sesuai kemampuan. Agar benar-benar hidup merdeka, hiduplah sesuai kemampuan. Jika Anda selalu dililit hutang, entah kepada orang lain atau kartu kredit, Anda tak akan pernah menikmati hidup Anda seutuhnya. Atur agar Anda dapat menjalani hidup tanpa batas dengan menabung untuk hal-hal yang Anda inginkan, dan berbelanja sesuai rencana.

Bekerja keras. Pekerjaan dan gaji Anda adalah aset terbesar dalam membangun kekayaan. Lakukan yang terbaik di tempat kerja, dan ambil langkah-langkah untuk membuat diri Anda sangat dibutuhkan, untuk meraih posisi yang Anda inginkan.

Membandingkan harga. Anda tahu kan, kebiasaan ibu-ibu saat berbelanja di pasar atau di hipermarket? Mereka akan berkeliling dulu membandingkan harga antara barang merek yang satu dengan merek yang lain. Mereka baru akan memutuskan untuk membeli ketika mendapatkan harga terbaik (paling murah!). Apakah mengambil paket tur yang sedang promosi lebih murah daripada jika Anda membeli tiket pesawat dan memesan penginapan sendiri? Meskipun memakan waktu, hasil yang Anda peroleh tentu terasa lebih memuaskan.

Hindari penyesalan belakangan. Merasa bersalah itu sangat tidak menyenangkan. Karena itu, sebelum menyesal karena membeli sesuatu yang tak dapat dipakai, tanyalah pada diri Anda: Apakah saya benar-benar menyukainya? Seberapa sering saya akan memakainya? Apakah saya mampu membelinya? Bisakah saya mencari versi yang lebih murah di tempat lain?

Hindari penyesalan karena terlalu hemat. Kadangkala terlalu hemat juga bisa menyisakan penyesalan. Pernahkah Anda menemukan sesuatu barang yang sudah lama Anda impikan, namun karena Anda bertekad tidak akan tergoda, akhirnya menyesal karena tak pernah lagi melihat barang tersebut? Sekali-sekali, Anda boleh saja kok memanjakan diri. Alokasikan dana untuk sesuatu yang mungkin tidak sangat dibutuhkan, tetapi bisa membuat Anda bersemangat.

Utamakan kualitas, bukan kuantitas. Menjejali lemari Anda dengan pakaian-pakaian yang sudah tak musim lagi dalam tiga bulan, bukan cara yang cerdas dalam membelanjakan uang. Belilah barang dalam jumlah yang lebih sedikit namun tahan lama. Dengan demikian Anda akan memiliki beberapa barang berkualitas tinggi yang membuat Anda merasa layak memilikinya.

Menabung untuk sesuatu yang sudah diduga, dan yang tidak diharapkan. Kita tentu akan pensiun pada waktunya nanti, karena itu sebaiknya Anda menabung dari sekarang. Di pihak lain, kita juga perlu mempersiapkan diri untuk sesuatu yang tak diharapkan, seperti PHK atau biaya kesehatan. Dengan demikian kita akan selalu mampu mengontrol keuangan meskipun hal-hal di sekitar Anda tidak berjalan sesuai keinginan Anda.

Negosiasikan. Dengan kata lain, tawarlah harga semampu Anda. Pintu tidak akan tertutup sampai Anda mendengar kata "tidak". Begitu juga saat wawancara kerja. Lakukan tawar-menawar untuk hal-hal seperti gaji atau benefit lain yang dapat Anda peroleh. Yang Anda perlukan hanya kepercayaan diri untuk meminta.

Tetapkan tujuan untuk memotivasi diri. Tinjau kembali tujuan Anda ketika telah berhasil mencapai tujuan yang Anda buat sebelumnya. Entah itu menabung untuk liburan ke suatu tempat yang sudah lama Anda impikan, atau mempertimbangkan langkah selanjutnya dalam karier. Pendek kata, selalu lakukan sesuatu untuk membuat Anda bergerak maju dan termotivasi.

Sumber: kompas.com

Thursday, November 19, 2009

Tips Untuk Si Tukang Telat

BY tyasjetra IN 35 comments

Anda pun tidak bisa mengerti mengapa Anda selalu datang terlambat ke kantor atau ke janji dengan si dia. Bahkan Anda sudah mencoba memutar seluruh jam di rumah 15 menit lebih dari yang seharusnya. Rasanya sangat bersalah jika harus mendengarkan keluhan rekan kerja tentang kebiasaan Anda datang terlambat setiap hari. Tak ingin lagi menjadi “Miss Telat”? Ikuti langkah berikut:

Langkah pertama (dan tersulit) yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi akar permasalahan keterlambatan Anda. Mengapa langkah ini menjadi yang tersulit, karena tak banyak orang yang berani melihat ke dalam dirinya sendiri dan mengakui kelemahannya. Ketika Anda menjadi seseorang yang cukup berani untuk mengakui kelemahan Anda, saat itulah Anda bisa mengambil tindakan untuk mengatasi kelemahan itu. Ada banyak alasan Anda selalu terlambat, namun beberapa alasan yang paling umum adalah;

  • 1. Tidur Terlalu Larut
Perhatikan kebiasaan Anda di pagi hari. Saat alarm berbunyi, apakah Anda menekan tombol snooze (untuk menambah waktu 5 menit hingga alarm berbunyi kembali)? Atau Anda sengaja menambah waktu tidur hingga sangat dekat waktu berangkat? Ini adalah tanda-tanda Anda kekurangan tidur. Ada baiknya Anda mempercepat jam tidur. Kebanyakan orang, khususnya yang bekerja dan aktif, tak mendapatkan waktu tidur yang cukup, kekurangan tidur bisa jadi penyebab seseorang kurang bahagia dan tidak sehat. Cobalah untuk tidur lebih cepat setiap malam selama seminggu, lihat perbedaannya pada tubuh dan perasaan Anda.

  • 2. Tambah Satu
Mungkin terdengar tak umum, tapi kebiasaan menunda pekerjaan atau tugas hingga sebelum berangkat bisa menjadi penyebab keterlambatan Anda. Misal, sebelum berangkat, Anda menyempatkan diri membalas satu surat elektronik dulu, atau membawa keranjang baju kotor ke dekat mesin cuci, atau hal-hal yang terlihat sepele lainnya. Cara mengatasinya, cobalah untuk mengingatkan diri dan membagi hal-hal yang bisa Anda kerjakan dari kantor (membaca surat elektronik) dan yang harus dikerjakan di rumah. Usahakan untuk berangkat lebih awal. Katakan pada diri Anda, bahwa Anda harus tiba di kantor baru boleh membaca surat elektronik itu.

  • 3. Menyepelekan Waktu Perjalanan
Mungkin memang hanya butuh 20 menit untuk berangkat ke kantor, itu pun jika jalanan kosong. Anda belum memperhitungkan penghambat perjalanan yang bisa datang tak terduga. Misal, ada pohon tumbang di tengah jalan, sehingga mobil Anda terjebak macet, atau kereta api sedang mengalami gangguan teknis. Kejadian-kejadian bisa saja terjadi di luar dugaan. Karenanya, supaya tidak lagi mendapatkan cap “Miss Telat”, Anda bisa memastikan untuk berangkat lebih cepat, atau menetapkan menit ke berapa Anda harus berangkat. Misal, perjalanan ke kantor butuh waktu 20 menit, jam masuk adalah pukul 08.00, jam paling telat Anda berangkat adalah 07.20. Jangan kompromi lagi. Waktu yang tersisa di kantor bisa Anda gunakan untuk menyiapkan mood atau sekadar menyeruput teh.

  • 4. Kurang Persiapan
Mencari benda-benda penting di pagi hari bisa menghabiskan waktu Anda. Cobalah untuk menyiapkan wadah untuk benda-benda penting itu, dan pastikan Anda selalu menyimpan barang-barang tersebut di situ. Contohnya, kunci, dompet, telepon, kaca mata, dan lainnya. Salah satu hal yang mengganggu lainnya adalah kurang persiapan dalam penampilan. Supaya di pagi hari tidak terburu-buru saat mencari celana hitam yang sepadan dengan atasan Anda, atau mencari sepatu yang warnanya senada dengan tas Anda, siapkanlah pakaian yang mau Anda kenakan di malam sebelumnya.

  • 5. Bukan Anda, Tapi Mereka
Anda merasa sudah menyiapkan segalanya di pagi hari. Anda sudah siap berangkat, tapi anak dan suami masih saja mencari barang-barang mereka, padahal butuh 30 menit perjalanan, dan sekarang sudah saatnya berangkat. Meski sulit untuk memacu diri supaya lebih disiplin, tapi lebih sulit lagi untuk membuat orang lain untuk juga disiplin. Yang bisa Anda lakukan adalah mengajar si kecil, dan mengajak suami untuk menata barang-barang mereka di titik-titik tertentu. Ajar mereka untuk menyiapkan pakaian mereka sendiri pada malam hari sebelumnya. Siapkan bekal makan siang lebih pagi lagi, atau susun menunya berhari-hari sebelumnya supaya tidak beradu pilihan di pagi hari.

  • 6. Anda Tak Suka Tempat Tujuan
Perasaan tak mau berangkat ke kantor, atau mencari-cari alasan agar tidak usah masuk adalah salah satu ciri Anda tidak betah di tempat itu. Bermalas-malasan, mengulur waktu, atau mencari celah agar tidak usah ke kantor merupakan sebuah sinyal dari tubuh Anda untuk melepaskan diri dari tempat itu. Mungkin sudah saatnya mencari tempat baru?

  • 7. Pihak Lain
Anda sedang dalam rapat internal mingguan, tapi presentasi rekan Anda terasa lamban, padahal Anda seharusnya presentasi ke klien di tempat lain. Kadang hal semacam ini tidak bisa dihindari, namun kenalilah masalahnya. Apakah rapat internal mingguan selalu bertele-tele dan melebar hingga satu jam padahal bahasannya tidak terlalu banyak? Apakah ada satu orang yang selalu membuat rapat jadi lama? Jika Anda menghadapi masalah ini berulang-ulang, identifikasikanlah permasalahannya. Ketika sudah diketahui penyebabnya, Anda bisa membangun strategi untuk mengatasinya. Misal, Anda yang pimpin rapatnya, jadi moderator topik perbincangan agar tidak melebar dan tetap fokus.

Sumber: kompas.com

Monday, November 9, 2009

Bermainlah Hanya Untuk Penonton Yang Bersorak Untukmu

BY tyasjetra IN , , 44 comments

Pengen banget rasanya jadi orang yang bisa selalu punya rasa percaya diri yang tinggi, dimanapun n kapanpun. Tapi kadang kita diharuskan untuk ketemu dengan suasana dan orang-orang yang nggak ngenakin, bikin kita down, n nggak bisa munculin rasa percaya diri kita sama sekali. Aku abis ngalamin hal kaya gitu kemarin-kemarin di tempat kerja. Rasanya lebih pengen nangis daripada pengen marah. Orang kok bisa bertindak seenaknya, tanpa mau tau gimana rasanya kalo mereka yang diperlakukan seperti itu.

Hari ini aku pergi ke tempat kerjaku (yg nyebelin itu), bawa buku yang asal kucomot aja dari rak buku. Daripada aku ngeliat orang-orang kejam itu, mending baca buku aja. Ini buku udah lama kubeli, perasaan aku udah pernah baca sampe abis, tapi kok gak inget isinya tentang apa aja. Pas aku buka di halaman yang kutandain pake stabilo, isinya nasihat seorang ibu ke anaknya..

"Dear, I want to tell you something.. (lanjutnya ku translate yah..) Dunia tempat kamu tinggal sekarang ini kadang bisa menjadi tempat yang keras. Dan orang-orang di sekelilingmu bahkan bisa lebih keras lagi. Karena berbagai alasan, orang akan menyakiti, menolak, mengecewakan dan memperlakukanmu dengan kejam. Beberapa melakukannya tanpa sengaja, yang lain akan melakukannya dengan sengaja. Yang paling baik kau lakukan adalah bertahan, dengan tidak pernah melupakan betapa istimewanya dirimu, dan tak perlu membuang waktu untuk meyakinkan orang lain agar percaya atau mengikuti caramu berperilaku. Kalau kau selalu ingat 'Bermainlah hanya untuk penonton yang bersorak untukmu', hidupmu akan jauh lebih mudah dan lebih menyenangkan."

Bacaan ini, masuk banget di pikiranku n terbukti bisa bikin aku nggak merasa down lagi. Jadi, kita anggap hidup kita ini adalah film or pertunjukan yang kita produksi. Kita berlaku sebagai produser, sutradara, aktor utama, pemilih pemain dan sekaligus penjual tiket (hehee... serabutan banget yaa). Kita selalu bisa memilih siapa yang layak menikmati pertunjukan kita. Aku ngebayangin, orang-orang yang sengak itu nggak layak untuk menikmati pertunjukanku. Aku 'ignore', aku 'delete', and aku 'block' mereka. Aku cuma bermain untuk mereka yang aku pilih sebagai penontonku. Aku pasang muka baik dan berbicara baik hanya buat orang yang layak dibaikin.

Anehnya, orang-orang (sengak) itu justru jadi balik ngebaik-baikin aku setelah aku pasang tampang meng'ignore', 'delete' and 'block' mereka. Berarti kadang orang yang berlaku nyebelin itu cuma bluffing aja ya..? Dan apakah kalo mereka udah baik-baikin aku, berarti aku harus membuka hati, memaafkan, dan baikin mereka lagi..? Emmmm... seharusnya sih gitu.... Tapiii... hatiku belum semulia itu, tetep aja mereka aku jutekin... Emang enak...?

Friday, November 6, 2009

Australia Souvenir

BY tyasjetra IN , 15 comments

Australia, with aboriginal people, kangaroos and koalas is a fantastic tourism destination I’ve just visited with my family last month. We have bought many souvenirs for friends and relatives, but we forgot to buy some for our employees. Oh my! How can I forget about them? They are all the people I meet everyday and help me a lot when I was preparing our holiday. I have to give them some souvenirs, too. Thanks to my friend, Diva, she told me about an interesting site where we could buy Australia Souvenir online, www.australiasouvenir.com.

They provide hundreds kinds of souvenir with affordable price. Look at the kangaroo and koala plush toys, aren’t they so cute? Their boomerang collections are also adorable, available in various size and color. For payment, they accept Pay Pal, Visa, Master Card, Discover and American Express Credit Card. I’ve bought some plush toys and boomerang and also some Australia T-shirts for my employees using my Pay Pal. The shipping fee is free because I order more than $ 100 AUD. They said all my order will be delivered within 8 business days. Thanks, Australiasouvenir.com!

Thursday, November 5, 2009

Pearl Jewelry

BY tyasjetra 13 comments

What is the thing that every woman will never forget to wear when they will go to some parties? Jewelry! Wearing jewelry will give elegant look for woman, especially if it is made from pearls.

I have many jewelry collections, but I love pearl jewelry most. My favorite is a set of pearl jewelry contains necklace, bracelet, brooch, ring and earrings. The white color of the pearls is so beautiful, with heart shape design from sterling silver.

Every time I am wearing them, my friends always ask me where I bought it. They thought I bought it in some exclusive jewelry store down town. When I told them about the favorite site to buy pearl jewelry online, orientalpearls.net, they are all surprised with all beautiful collections in this site. With affordable price, orientalpearls.net provides hundreds variations of pearl jewelry that can make every woman won’t think twice to buy some of their collections. How about you, fashionista?

Tuesday, November 3, 2009

Daftar ke LinkFromBlog

BY tyasjetra IN , 27 comments

Barusan daftarin blog ini ke salah satu Paid Review Program, LinkFromBlog. Gara-gara udah lama nggak ngeblog jadi nggak tau perkembangan dunia blog advertising and paid review. Ternyata setelah baca sana-sini, ada satu Paid Review Program yang aku belum ikutin.

Selain LinkFromBlog, aku udah ikutan SponsoredReviews, ReviewMe, BuyBlogReview and Blogsvertise. Mudah-mudahan dengan ikutan program ini, bisa bikin pundi-pundi Paypalku tebel lagi yaa... Soalnya, udah dari bulan Maret gak pernah review me review, jadi kempis banget nih Paypalku..

Yang mau liat-liat and ikutan di LinkFromBlog, tinggal klik banner di bawah ini ya..

Blog advertising

Monday, November 2, 2009

Halal Bi Halal Alste '90

BY tyasjetra IN , 8 comments

Minggu kemarin, Alste angkatan '90 ngadain Halal Bi Halal di rumah Andre di Bintaro. Mungkin karena ngadainnya udah bukan di bulan Syawal, jadi suasana Halal Bi Halal nya gak gitu terasa. Yang terasa ya suasana ngumpul-ngumpul and yang pasti makan-makan n foto-fotonya.

Banyak juga yang dateng, lengkap dengan pasangan n anak-anaknya, walaupun nggak semua personil Jakarta bisa dateng. Acaranya sih dari jam 10 sampe selesai, tapi aku baru bisa dateng jam 12-an, abis kondangan dulu. Seru.. Rame.. Cekakak-cekikik gak karuan..

Momen ini sekalian juga buat ngerayain almamater kita SMA 3 Semarang yang ulang tahun pas tanggal 1 November kemarin. Ditunggu deh acara selanjutnya.. Udah lama nih nggak nyanyi-nyanyi lagi..

Nih ku upload sebagian foto-fotonya...