Thursday, November 19, 2009

Tips Untuk Si Tukang Telat

Anda pun tidak bisa mengerti mengapa Anda selalu datang terlambat ke kantor atau ke janji dengan si dia. Bahkan Anda sudah mencoba memutar seluruh jam di rumah 15 menit lebih dari yang seharusnya. Rasanya sangat bersalah jika harus mendengarkan keluhan rekan kerja tentang kebiasaan Anda datang terlambat setiap hari. Tak ingin lagi menjadi “Miss Telat”? Ikuti langkah berikut:

Langkah pertama (dan tersulit) yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi akar permasalahan keterlambatan Anda. Mengapa langkah ini menjadi yang tersulit, karena tak banyak orang yang berani melihat ke dalam dirinya sendiri dan mengakui kelemahannya. Ketika Anda menjadi seseorang yang cukup berani untuk mengakui kelemahan Anda, saat itulah Anda bisa mengambil tindakan untuk mengatasi kelemahan itu. Ada banyak alasan Anda selalu terlambat, namun beberapa alasan yang paling umum adalah;

  • 1. Tidur Terlalu Larut
Perhatikan kebiasaan Anda di pagi hari. Saat alarm berbunyi, apakah Anda menekan tombol snooze (untuk menambah waktu 5 menit hingga alarm berbunyi kembali)? Atau Anda sengaja menambah waktu tidur hingga sangat dekat waktu berangkat? Ini adalah tanda-tanda Anda kekurangan tidur. Ada baiknya Anda mempercepat jam tidur. Kebanyakan orang, khususnya yang bekerja dan aktif, tak mendapatkan waktu tidur yang cukup, kekurangan tidur bisa jadi penyebab seseorang kurang bahagia dan tidak sehat. Cobalah untuk tidur lebih cepat setiap malam selama seminggu, lihat perbedaannya pada tubuh dan perasaan Anda.

  • 2. Tambah Satu
Mungkin terdengar tak umum, tapi kebiasaan menunda pekerjaan atau tugas hingga sebelum berangkat bisa menjadi penyebab keterlambatan Anda. Misal, sebelum berangkat, Anda menyempatkan diri membalas satu surat elektronik dulu, atau membawa keranjang baju kotor ke dekat mesin cuci, atau hal-hal yang terlihat sepele lainnya. Cara mengatasinya, cobalah untuk mengingatkan diri dan membagi hal-hal yang bisa Anda kerjakan dari kantor (membaca surat elektronik) dan yang harus dikerjakan di rumah. Usahakan untuk berangkat lebih awal. Katakan pada diri Anda, bahwa Anda harus tiba di kantor baru boleh membaca surat elektronik itu.

  • 3. Menyepelekan Waktu Perjalanan
Mungkin memang hanya butuh 20 menit untuk berangkat ke kantor, itu pun jika jalanan kosong. Anda belum memperhitungkan penghambat perjalanan yang bisa datang tak terduga. Misal, ada pohon tumbang di tengah jalan, sehingga mobil Anda terjebak macet, atau kereta api sedang mengalami gangguan teknis. Kejadian-kejadian bisa saja terjadi di luar dugaan. Karenanya, supaya tidak lagi mendapatkan cap “Miss Telat”, Anda bisa memastikan untuk berangkat lebih cepat, atau menetapkan menit ke berapa Anda harus berangkat. Misal, perjalanan ke kantor butuh waktu 20 menit, jam masuk adalah pukul 08.00, jam paling telat Anda berangkat adalah 07.20. Jangan kompromi lagi. Waktu yang tersisa di kantor bisa Anda gunakan untuk menyiapkan mood atau sekadar menyeruput teh.

  • 4. Kurang Persiapan
Mencari benda-benda penting di pagi hari bisa menghabiskan waktu Anda. Cobalah untuk menyiapkan wadah untuk benda-benda penting itu, dan pastikan Anda selalu menyimpan barang-barang tersebut di situ. Contohnya, kunci, dompet, telepon, kaca mata, dan lainnya. Salah satu hal yang mengganggu lainnya adalah kurang persiapan dalam penampilan. Supaya di pagi hari tidak terburu-buru saat mencari celana hitam yang sepadan dengan atasan Anda, atau mencari sepatu yang warnanya senada dengan tas Anda, siapkanlah pakaian yang mau Anda kenakan di malam sebelumnya.

  • 5. Bukan Anda, Tapi Mereka
Anda merasa sudah menyiapkan segalanya di pagi hari. Anda sudah siap berangkat, tapi anak dan suami masih saja mencari barang-barang mereka, padahal butuh 30 menit perjalanan, dan sekarang sudah saatnya berangkat. Meski sulit untuk memacu diri supaya lebih disiplin, tapi lebih sulit lagi untuk membuat orang lain untuk juga disiplin. Yang bisa Anda lakukan adalah mengajar si kecil, dan mengajak suami untuk menata barang-barang mereka di titik-titik tertentu. Ajar mereka untuk menyiapkan pakaian mereka sendiri pada malam hari sebelumnya. Siapkan bekal makan siang lebih pagi lagi, atau susun menunya berhari-hari sebelumnya supaya tidak beradu pilihan di pagi hari.

  • 6. Anda Tak Suka Tempat Tujuan
Perasaan tak mau berangkat ke kantor, atau mencari-cari alasan agar tidak usah masuk adalah salah satu ciri Anda tidak betah di tempat itu. Bermalas-malasan, mengulur waktu, atau mencari celah agar tidak usah ke kantor merupakan sebuah sinyal dari tubuh Anda untuk melepaskan diri dari tempat itu. Mungkin sudah saatnya mencari tempat baru?

  • 7. Pihak Lain
Anda sedang dalam rapat internal mingguan, tapi presentasi rekan Anda terasa lamban, padahal Anda seharusnya presentasi ke klien di tempat lain. Kadang hal semacam ini tidak bisa dihindari, namun kenalilah masalahnya. Apakah rapat internal mingguan selalu bertele-tele dan melebar hingga satu jam padahal bahasannya tidak terlalu banyak? Apakah ada satu orang yang selalu membuat rapat jadi lama? Jika Anda menghadapi masalah ini berulang-ulang, identifikasikanlah permasalahannya. Ketika sudah diketahui penyebabnya, Anda bisa membangun strategi untuk mengatasinya. Misal, Anda yang pimpin rapatnya, jadi moderator topik perbincangan agar tidak melebar dan tetap fokus.

Sumber: kompas.com

baca lanjutannya yuuk..

Monday, November 9, 2009

Bermainlah Hanya Untuk Penonton Yang Bersorak Untukmu

Pengen banget rasanya jadi orang yang bisa selalu punya rasa percaya diri yang tinggi, dimanapun n kapanpun. Tapi kadang kita diharuskan untuk ketemu dengan suasana dan orang-orang yang nggak ngenakin, bikin kita down, n nggak bisa munculin rasa percaya diri kita sama sekali. Aku abis ngalamin hal kaya gitu kemarin-kemarin di tempat kerja. Rasanya lebih pengen nangis daripada pengen marah. Orang kok bisa bertindak seenaknya, tanpa mau tau gimana rasanya kalo mereka yang diperlakukan seperti itu.

Hari ini aku pergi ke tempat kerjaku (yg nyebelin itu), bawa buku yang asal kucomot aja dari rak buku. Daripada aku ngeliat orang-orang kejam itu, mending baca buku aja. Ini buku udah lama kubeli, perasaan aku udah pernah baca sampe abis, tapi kok gak inget isinya tentang apa aja. Pas aku buka di halaman yang kutandain pake stabilo, isinya nasihat seorang ibu ke anaknya..

"Dear, I want to tell you something.. (lanjutnya ku translate yah..) Dunia tempat kamu tinggal sekarang ini kadang bisa menjadi tempat yang keras. Dan orang-orang di sekelilingmu bahkan bisa lebih keras lagi. Karena berbagai alasan, orang akan menyakiti, menolak, mengecewakan dan memperlakukanmu dengan kejam. Beberapa melakukannya tanpa sengaja, yang lain akan melakukannya dengan sengaja. Yang paling baik kau lakukan adalah bertahan, dengan tidak pernah melupakan betapa istimewanya dirimu, dan tak perlu membuang waktu untuk meyakinkan orang lain agar percaya atau mengikuti caramu berperilaku. Kalau kau selalu ingat 'Bermainlah hanya untuk penonton yang bersorak untukmu', hidupmu akan jauh lebih mudah dan lebih menyenangkan."

Bacaan ini, masuk banget di pikiranku n terbukti bisa bikin aku nggak merasa down lagi. Jadi, kita anggap hidup kita ini adalah film or pertunjukan yang kita produksi. Kita berlaku sebagai produser, sutradara, aktor utama, pemilih pemain dan sekaligus penjual tiket (hehee... serabutan banget yaa). Kita selalu bisa memilih siapa yang layak menikmati pertunjukan kita. Aku ngebayangin, orang-orang yang sengak itu nggak layak untuk menikmati pertunjukanku. Aku 'ignore', aku 'delete', and aku 'block' mereka. Aku cuma bermain untuk mereka yang aku pilih sebagai penontonku. Aku pasang muka baik dan berbicara baik hanya buat orang yang layak dibaikin.

Anehnya, orang-orang (sengak) itu justru jadi balik ngebaik-baikin aku setelah aku pasang tampang meng'ignore', 'delete' and 'block' mereka. Berarti kadang orang yang berlaku nyebelin itu cuma bluffing aja ya..? Dan apakah kalo mereka udah baik-baikin aku, berarti aku harus membuka hati, memaafkan, dan baikin mereka lagi..? Emmmm... seharusnya sih gitu.... Tapiii... hatiku belum semulia itu, tetep aja mereka aku jutekin... Emang enak...?

baca lanjutannya yuuk..

Friday, November 6, 2009

Australia Souvenir

Australia, with aboriginal people, kangaroos and koalas is a fantastic tourism destination I’ve just visited with my family last month. We have bought many souvenirs for friends and relatives, but we forgot to buy some for our employees. Oh my! How can I forget about them? They are all the people I meet everyday and help me a lot when I was preparing our holiday. I have to give them some souvenirs, too. Thanks to my friend, Diva, she told me about an interesting site where we could buy Australia Souvenir online, www.australiasouvenir.com.

They provide hundreds kinds of souvenir with affordable price. Look at the kangaroo and koala plush toys, aren’t they so cute? Their boomerang collections are also adorable, available in various size and color. For payment, they accept Pay Pal, Visa, Master Card, Discover and American Express Credit Card. I’ve bought some plush toys and boomerang and also some Australia T-shirts for my employees using my Pay Pal. The shipping fee is free because I order more than $ 100 AUD. They said all my order will be delivered within 8 business days. Thanks, Australiasouvenir.com!

baca lanjutannya yuuk..

Thursday, November 5, 2009

Pearl Jewelry

What is the thing that every woman will never forget to wear when they will go to some parties? Jewelry! Wearing jewelry will give elegant look for woman, especially if it is made from pearls.

I have many jewelry collections, but I love pearl jewelry most. My favorite is a set of pearl jewelry contains necklace, bracelet, brooch, ring and earrings. The white color of the pearls is so beautiful, with heart shape design from sterling silver.

Every time I am wearing them, my friends always ask me where I bought it. They thought I bought it in some exclusive jewelry store down town. When I told them about the favorite site to buy pearl jewelry online, orientalpearls.net, they are all surprised with all beautiful collections in this site. With affordable price, orientalpearls.net provides hundreds variations of pearl jewelry that can make every woman won’t think twice to buy some of their collections. How about you, fashionista?

baca lanjutannya yuuk..

Tuesday, November 3, 2009

Daftar ke LinkFromBlog

Barusan daftarin blog ini ke salah satu Paid Review Program, LinkFromBlog. Gara-gara udah lama nggak ngeblog jadi nggak tau perkembangan dunia blog advertising and paid review. Ternyata setelah baca sana-sini, ada satu Paid Review Program yang aku belum ikutin.

Selain LinkFromBlog, aku udah ikutan SponsoredReviews, ReviewMe, BuyBlogReview and Blogsvertise. Mudah-mudahan dengan ikutan program ini, bisa bikin pundi-pundi Paypalku tebel lagi yaa... Soalnya, udah dari bulan Maret gak pernah review me review, jadi kempis banget nih Paypalku..

Yang mau liat-liat and ikutan di LinkFromBlog, tinggal klik banner di bawah ini ya..

Blog advertising

baca lanjutannya yuuk..