Wednesday, November 24, 2010

Ibu Rumah Tangga Harus Keluar dari Zona Nyaman

BY tyas indree IN , , 35 comments

Banyak perempuan yang lebih nyaman menjadi ibu rumah tangga paskamenikah. Meski sebelumnya bekerja dan memiliki karier cemerlang, perempuan memilih memanfaatkan waktunya mengasuh anak dan mengurus rumah tangga. Pilihan ini adalah hak perempuan, apalagi jika dilakukan atas inisiatif personal. Namun menjadi memprihatinkan jika kemudian perempuan berhenti mengembangkan diri.

Faktanya, tak hanya bekerja di perusahaan besar yang membuat seseorang terlena pada zona nyaman. Menjadi ibu rumah tangga juga membuat tak sedikit perempuan merasa puas dan tak termotivasi mengembangkan dirinya, serta dimanjakan dengan zona nyaman sebagai ibu rumah tangga. Inilah pengalaman yang seringkali ditemui Aeres Mesty Sofida, Independent Beauty Consultant, dalam pertemuannya dengan sejumlah ibu rumah tangga saat menjalani profesinya memberikan edukasi seputar kecantikan, perawatan tubuh, serta peluang usaha.

"Setiap kali diminta hadir dalam berbagai komunitas untuk memberikan demo kecantikan, saya seringkali menemui perempuan yang terlalu menikmati zona nyaman. Padahal, banyak hal yang bisa dilakukannya untuk lebih mandiri, tak melulu bergantung pada suami secara ekonomi, tanpa harus meninggalkan perannya di rumah tangga," papar Sofi kepada Kompas Female usai memberikan tips riasan pada Table Manners Class beberapa waktu lalu.

Sofi yang juga distributor sebuah produk kecantikan mengatakan berbagai kesempatan sebenarnya bisa menjadi peluang emas bagi ibu rumah tangga untuk meningkatkan keterampilan dirinya. Menjadi agen produk kecantikan adalah contoh sederhananya. Atau, mengikuti sejumlah kelas pengembangan diri dan komunikasi juga bisa memberikan keterampilan bagi perempuan. Keterampilan yang menurutnya juga bisa menambah keharmonisan rumah tangga.

Pengalaman bertemu dengan banyak perempuan, termasuk ibu rumah tangga, berkat profesinya ini, membuat Sofi prihatin dengan banyaknya perempuan yang tak mau mengembangkan dirinya. Meski secara ekonomi maupun status sosial, mereka mampu mengikuti berbagai pelatihan atau kelas pengembangan diri. Bahkan para suami juga sebenarnya mendukung kegiatan istri di luar rumah.

"Kuncinya ada pada motivasi diri dan minimya kesadaran. Bahwa sebagai perempuan, kita juga harus mandiri jangan hanya mengandalkan suami," katanya sambil menambahkan, ibu rumah tangga sebenarnya memiliki potensi luar biasa.

Anda punya pengalaman seperti Sofi? Bagaimana cara Anda mengajak ibu rumah tangga keluar dari zona nyaman untuk mengasah potensi dan keterampilan dirinya?

Sumber: kompas.com

35 comments:

  1. Iya mamah, berani keluar dari zona nyaman juga kan tuk mencari kenyamanan juga ya mam.....
    thanks artikelnya sangat menyentuh....

    ReplyDelete
  2. ada cara atau tips gak supaya ibu saya rileks dengan pekerjaan ??

    ReplyDelete
  3. semoga berguna untuk ibu2 nantinya, emang ibu2 sekarang masih takut untuk keluar dari zona aman, takut inilah itulah, namun kalo dicoba apa salahnya kan keluar dari zona nyaman hehehe

    ReplyDelete
  4. ibu rumah tangga yang mandiri enak donk beban suaminya jadi lebih ringan dalam hal ekonomi. tapi kerjanya harus yang paruh waktu aja biar anaknya ndak terlantar.

    ReplyDelete
  5. thanks infonya mbak, slm kenal

    ReplyDelete
  6. Bagaimanapun ibu rumah tangga tetap di pegang oleh perempuan, setuju banget mba,,,, sukses slalu

    ReplyDelete
  7. aku juga ibu rumah tangga, n i'm proud of it..tapi kadang gak tahan ma tekanan yang bilang kalo aku tuh gak bernilai karena gak kerja..makanya aku lagi semangat nyari duit lewat blogging hahaha

    ReplyDelete
  8. mau dunk..happy blogging dpt duit...dpt byk teman...dll +++kelebihannya

    ReplyDelete
  9. bener banget tuh, motivasi adalah kuncinya :D

    ReplyDelete
  10. maju terus ibu rumah tangga

    ReplyDelete
  11. bner thu....
    apa lage kan ada kesetaraan gen

    ReplyDelete
  12. tampa ibu rumah tangga suatu keluarga nga ada apa apa nya ^_^

    ReplyDelete
  13. karier emang bagus...
    tapi bagi ibu rumah tangga jalan lah lupa akan kewajiban nya sebagai ibu rumah tangga

    ReplyDelete
  14. artikel yang menarik, bisa jadi bahan renungan untuk ibu-ibu yang lainnya.
    nice share mbk. Ningtyas Indriani :)

    ReplyDelete
  15. nice article and interesting site

    ReplyDelete
  16. Setuju, cewek harus maju & jangan mau kalah sama cowok

    ReplyDelete
  17. mantab... ibu rt yang kluar dari zona nyaman.
    salam kenal bu..:)

    ReplyDelete
  18. hebat buat ibu2 rumah tangga..

    ReplyDelete
  19. iya dhong, mas bergantung terus sama suami, katanya emansipasi

    ReplyDelete
  20. salam kenal .
    benner banget .
    kita bisa mengembangkan diri tanpa harus menginggalkan aktifitas sebelumnya sebagi ibu rumah tangga .

    ReplyDelete
  21. tiada seorang ibu rumah tangga suatu keluarga akan hancur mina
    betul nggak mba yu ?

    ReplyDelete
  22. salam kenal ,,
    wah emang betul tuh ibu rumah tangga happy dengan diem di rumah,,,

    ReplyDelete
  23. mau dunk..happy blogging dpt duit...dpt byk teman...dll +++kelebihannya

    ReplyDelete
  24. Setujuuuuuuuuu..... Meski jadi ibu rumah tangga, karus tetap kreatif dan bisa menggali potensi diri. Semangat, mbak! :)

    ps: kangen euy lama ga mampir sini. hihihi... Cantik nian pakai jilbabnya..

    ReplyDelete
  25. wah info bagus nih, setuju banget bt kita2 kaum ibu rumah tangga untuk bs semangat dan lebih mengembangkan potensi diri, lam knal ya mbak...:)

    ReplyDelete

i hate spammers....