Wednesday, January 20, 2010

Emotional Affair, Bertahan Lebih Lama

BY tyas indree IN , 14 comments

breakupAnda dan dia menyayangi satu sama lain, merasa cocok satu sama lain. Anda suka dan nyaman berbicara dengan dia. Dia juga merasakan hal yang sama: Anda suka melucu, menggoda, atau berusaha tampil dengan busana terbaik saat menghabiskan makan siang atau nongkrong bersama untuk menikmati secangkir kopi. Anda bahkan sering berkirim pesan yang seksi satu sama lain.

Yang menjadi masalah, dia bukan suami Anda!

Dan suami Anda tidak tahu tentang pria tersebut. Entah pria itu merupakan mantan pacar Anda saat kuliah dulu, teman facebook, atau kolega Anda. Semua dimulai dari pertemuan dan perbicangan yang hangat sebagai seorang teman, dan berlanjut pada perselingkuhan.

Wah, jangan sampai hal itu terjadi pada Anda. Walaupun Anda tidak terlibat secara fisik dengannya, namun Anda terlibat secara emosial. Jangan salah, hubungan secara emosional merupakan hal yang bertahan cukup lama ketimbang hubungan fisik.

''Ketidaksetiaan emosional adalah bentuk dimana Anda memiliki hubungan emosional dengan lawan jenis yang Anda sembunyikan keberadaanya,'' tutur Peggy Vuaghan, penulis buku Monogamy Mith.

Selingkuh adalah bentuk pengkhianatan terhadap seseorang meskipun tanpa disertai seks. Affair sudah terjadi ketika ada hubungan fisik dan emosional, karena ada waktu dan perhatian yang diberikan pada lawan jenis yang bukan pasangan Anda. Namun apa yang membuatnya menjadi masalah, padahal tidak ada keterlibatan seksual?

Faktanya, pernikahan akan ternodai dengan adanya orang ketiga. Kebanyakan orang memang bisa sembuh dari ketidaksetiaan emosional, namun kebohongan yang Anda lakukan terhadap pasangan tidak akan terlupakan. Mungkin suami bisa memaafkan, namun pasti ia akan terus teringat kebohongan Anda. Coba Anda pikirkan, apa yang terjadi dengan pernikahan Anda selanjutnya?

Di lain pihak, apakah Anda ingin merusak hubungan pertemanan hanya karena Anda melakukan banyak hal bersama dengan pria tersebut? Godaan untuk menghubungi si PIL ini memang begitu besar, karena situs jejaring sosial akan memudahkan Anda melacaknya.

''Saat Anda terbayang dengan mantan pacar, Anda bisa langsung mencarinya di dunia maya. Tinggal klik facebook, twitter, atau Friendster. Hubungan yang terjalin lewat dunia maya akan lebih cepat, lebih intens, dan lebih mudah,'' tutur Jessica Leroy, pendiri dan direktur dari Center for Psychology for Women.

Leroy juga mengemukakan bahwa orang-orang yang terlibat perselingkuhan secara emosional sering tidak merasa bersalah. Maklum, tidak ada hubungan fisik atau seks yang dilakukan, sehingga mereka menganggap hal itu sebagai pertemanan biasa. "Apa salahnya dekat dengan dia? Kami hanya menghabiskan waktu dengan ngobrol dan makan siang bersamanya," mungkin begitu pembelaan diri Anda saat posisi Anda tersudut.

Apakah hal itu berarti akhir dari pernikahan Anda? Mungkin tidak. Tetapi jika Anda telah membuat hubungan emosional yang kuat dengan orang lain, dengan atau tanpa seks, pasangan Anda akan merasa sangat terluka. Penyelesaian pun akan makin sulit saat hubungan sudah terlanjur jauh. Lantas apa jalan keluarnya?

Mundur teratur. Jangan angkat telepon atau membalas SMS dan email, meskipun Anda sudah terlanjur dekat. Semakin jauh Anda berbuat makin sulit memulihkannya.

Sumber: kompas.com

14 comments:

  1. banyak juga sih yg kayak begini, antara lain krn udah merasa bosan dgn pasangan...merasa udah gak diperhatikan sama pasangan, dan mendapatkan perhatian itu dari orang lain....misalnya...
    mundur adalah hal yang wajib dilakukan, introspeksi diri dan mencari cara agar tidak terlibat terlalu jauh kedalam hubungan itu ^^

    ReplyDelete
  2. lebih baik kita memperhatikan pasangan terlebih dahulu kali ya :)

    ReplyDelete
  3. Ya salah satu cara adalah : Selalu temani kemanapun pasangan anda berada. jangan biarkan dia sendirian.

    ReplyDelete
  4. Ia ya,, apakah perselingkuhan ntuw bisa di maafin..???

    Soalnya, katanya selingkuh adalah biasa...

    ReplyDelete
  5. Paling susah untuk tetap setia kalau memang ada hal-hal yang tidak terpenuhi oleh pasangan... Kurang diperhatikan, misalnya.

    ReplyDelete
  6. Mesti lebih ati-ati nih,,,katanya rumpuit tetangga selalu lebih hijau.

    ReplyDelete
  7. wah menarik banget mbak tyas
    buntutin cewek saya dolo ah..hehehehe

    ReplyDelete
  8. Thanks for the post, I think people really like your blog!

    ReplyDelete
  9. hm...harus slalu setia dalam hal apapun...
    setuju ni dg artikelnya...

    ReplyDelete
  10. Kita harus menerima pasangan kita apa adanya. Kalu kita sudah menjadi pasangan suami istri itu adlah pasangan kita seumur hidup, kecuali maut yang memisakan kita, kan waktu kita menikah sudah ada janji setia, betul dak

    ReplyDelete
  11. saat ini saya sedang terlibat affair ini ... dan kebetulan dia teman kecil saya .. saya sudah coba untuk lupa .. tapi susah banget
    di lain sisi saya dgn pasangan sudah ada masalah dari tahun2 sebelumnya .. jujur saya bingung

    ReplyDelete
  12. aku adalah korban perselingkuhan emosional. Sebetulnya tidak ada yang salah dalam pernikahan kami saat itu, cuma kebetulan aku ditugaskan ke luar negeri oleh kantor selama sekitar 2 bulan dan pada saat itu suami menemukan mantan pacarnya di internet. Aku cuma ingin mengatakan pada perempuan lain, jangan pernah main-main dengan curhat-curhatan pada mantan pacar yang sudah jadi suami orang, karena Anda tak pernah tahu berapa yang dikorbankan karena itu. Sekarang sulit sekali bagiku untuk membangun kepercayaan lagi pada suami

    ReplyDelete

i hate spammers....