Sunday, February 1, 2009

Mengenal Musuh Terbesar Kita

BY tyas indree IN , 69 comments

Aku memiliki seorang musuh, ingin sekali kudapat melihat wajahnya,
sebab dia terus menerus mengikutiku tanpa terlihat.

Rencanaku dibatalkannya,
bidikanku digagalkannya,
dia menghambat jalanku untuk maju ke depan.

Ketika aku mengejar sebuah tujuan besar,
dia berkata: "Untuk apa? Tidak perlu!"

Pada suatu malam,
aku berhasil menangkapnya dan memegangnya erat-erat,
kurenggut apa yang menutupi wajahnya.

Akhirnya aku dapat melihat wajahnya..
dan ternyata diriku sendirilah yang terlihat..


Musuh terbesar kita ternyata adalah diri kita sendiri. Dia begitu rentan dengan semua hal negatif. Setiap saat, kita disesatkan oleh keinginannya yang seakan-akan benar namun ternyata keliru. Kita berhasil dipengaruhinya untuk membuang mimpi kita yang sangat berarti.

Momen yang paling berarti dalam hidup seseorang adalah pada saat dia sudah bisa mengenali dirinya sendiri dan mengalahkan segala hal negatif yang diteriakkan oleh dirinya sendiri.

69 comments:

  1. Kenalilah dirimu, maka kamu akan mengenal Tuhanmu

    ReplyDelete
  2. pesan yang sederhana, namun dengan penyampaian yang luar biasa. "musuh diri sendiri"

    ReplyDelete
  3. betul sekali mbak .... kadang yg paling kuat menghalangi tercapainya tujuan adalah diri sendiri. Bener tuh comment di atas .. sapa yg mengenal dirinya dia akan kenal Penciptanya.
    Man arafa nafsahu faqad arafa Rabbahu (Imam ALi)

    ReplyDelete
  4. thx atas pencerahannya.. mantap banget artikelnya... Singkat dan Jelas....

    ReplyDelete
  5. betul apa yang mbak ning bilang, diri kita sendiri adalah musuh dan juga sekaligus teman.

    ReplyDelete
  6. gunung tinggi mudah ku daki, lembah curam bisa kutaklukan, jalan terjal mampu ku lewati, namun di balik semua yang telah kutaklukan hanya satu yang sampai saat ini belum bisa juga ku taklukan...
    bukan everest, bukan kilimanjaro..tapi menaklukkan nafsu yang ada dalam diri untuk menjadi nafsu yang muthmainnah..kurang lebih begitu komentarnya untuk blog wajib ini..sip sip siiiippp mbak tyas.

    ReplyDelete
  7. tengah malem baca ginian, alhamdulillah dapet pencerahan
    makasih sista

    ReplyDelete
  8. hemmm pencerahan nih... Eh mbak mbak, aku boleh nggak minta di link?? Karena link mbak sudah aku pasang sejak 2 bulan yang lalu.. nggak nuntut kok, dan aku juga tetap akan pasang link mbak.. tenang saja. Makasih.

    ReplyDelete
  9. wah..aku ketauan bgadang lagi dech nih...hehe..
    bener, musuh kita yang terbesar adalah diri kita sendiri...
    jd inget tadi sore pelatihan team building nih..
    persis apa yg tersirat

    semoga musuh itu bisa kutaklukan

    Yup !

    ReplyDelete
  10. diri sendiri ibrat musuh dalam selimut. salam kenal ya mba...

    ReplyDelete
  11. intinya ada pengendalian diri hehehe

    ReplyDelete
  12. emang neh diri sendiri jauh lebih sulit dikalahin dari yang lain.sekuat apapapun klu gak bisa kalahin diri sendiri tetap aja terlihat lemah

    ReplyDelete
  13. walah, pantesan sering tak liat muka neng Tyas awut2an. soale sering jambak2an karo dirinya sendiri toh....hehehe

    ReplyDelete
  14. yupi jangan sampai keinginan kita mengalahkan diri kita....self control 'penting bgt', berfikir jernih 'harus'...selalu melihat relitas hidup 'wajib'.....

    ReplyDelete
  15. ada 2 jati diri dalam diri. bagus mba!

    ReplyDelete
  16. Thanks mbak,,, ok punya nih tulisannya,,, maknyoosss,,, hihihi,,,

    ReplyDelete
  17. klo musuhnya di dalem selimut gmn mbakeee?...hehehe

    ReplyDelete
  18. wah... kalo aku ngaca kyknya musuhku itu cantik mbak hehehe...

    ReplyDelete
  19. mbak..mbak..ini bukan repiu kan...hahaha

    eniwei, betul sekali mbak..musuh terbesar kita adalah bagaimana mengalahkan dirii kita sendiri..
    dan sama spt mbak lyla...pada saat saya ngaca, maka saya melihat 'musuh' yang paling cakep..kekekeke

    ReplyDelete
  20. Wah, bener juga ya...

    Thanx atas pencerahannya mbak..

    ReplyDelete
  21. setuju banget ama postingannya jeng ..

    ReplyDelete
  22. mulutmu harimau mu
    seperti itulah.,.,mbak.,.,
    cari musuh itu gampang 1 detik kita cari saja gampang tinggal pukul orang
    tapi kalau cari kawan itu susah

    lanjuttt mbak tyas.,.,.,.

    ReplyDelete
  23. wah.. bagus neh tentang musuh..baru tw ya diri kita itu musuh terbesar..

    ReplyDelete
  24. semoga setelah mengenal diri sendiri bisa lebih dekat sama Sang Pemilik kita.
    Amieeeennn....

    *sambil nyimpan secangkir kopi tubruk rasa mocha* :D

    ReplyDelete
  25. Iya kadang kita bisa mengurus orang lain bahkan mungkin puluhan sampai ratusan yg kita urus, tapi ngurus diri sendiri kadang kita tidak bisa

    ReplyDelete
  26. Ketika kita sudah bisa 'mengendalikan' diri sendiri. Sebenarnya itu berarti kita sudah 'mengendalikan' dunia...

    ReplyDelete
  27. Wiiikkk... koq menakutkan gitu mbak... musuh kita adalah kita sendiri... bisa2 kita berantem dengan diri kita sendiri...

    Mmmm... kalo menurut saya, diri kita jangan dijadikan musuh.. tapi ajakan persuasif kepada diri kita, itu yang penting... Seperti kita mengajak teman kita untuk berbuat kebaikan...

    *he.he... sok tahu... kabuuuurrrr...*

    ReplyDelete
  28. bener tuh, lebih susah ngelawan diri sendiri daripada ngelawan yang lain..

    ReplyDelete
  29. sep..top markotop...
    nice post bu..

    ReplyDelete
  30. btl itu musuh yang terbesar adalah diri sendiri ,...mantap deh so gooood banget,...

    ReplyDelete
  31. sebuah tulisan yang butuh perenungan yg dalam, emang bener mba' saat kita bisa mengendalikan diri kita sendiri, maka kita akan semakin yakin untuk melangkah. karena semua yg ada didiri kita secara otomatis tertata sudah. tidak ada lg kesombongan, tidak ada lg menganggap orang lain remeh. karena pada dasarnya setiap manusia "SAMA DIHADAPAN TUHANNYA"

    ReplyDelete
  32. Maka kenalilah dirimu. Dengan begitu engkau akan mengenali musuhmu dan mengetahui bagaimana menyikapinya

    ReplyDelete
  33. wah jadi inget musuh bebuyutan nie
    digebukin saja yuk
    wah berarti nggebukin diri sendiri donk hehe

    ReplyDelete
  34. yups,.. kadang kita lupa kalau musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri, ...

    ReplyDelete
  35. salam ningtyas..
    (smga Allah SWT mrahmatimu skluarga. amiin)

    coretanmu, menarik amat! mgkin jg thasil drpd kesan 'muhasabah diri'..

    iya, ada ketika kita tpaksa bertarung dgn 'diri sdiri'...

    (beruntunglah sesiapa yg beroleh petunjuk Ilahi..)

    ReplyDelete
  36. itulah yang terbesar...diri sendiri...
    nice post mba..

    ReplyDelete
  37. dapet pencerahan baru... pagi2

    ReplyDelete
  38. yayaya,, boleh2, tumben posting ginian,, hehehehehe

    ReplyDelete
  39. benul..eh betul tuh
    spt kata pepatah: "everyone thinks of changing the world, but no one thinks of changing himself"
    eh nyambung gk sih ama postingannya?hihihi

    ReplyDelete
  40. hehehe...sebuah pengungkapan yang polos namun dalam...maturnuwun mbak.

    ReplyDelete
  41. Yap, benar! terkadang pikiran negatif itulah yang membuat kita takut berhasil dan selalu takut mengambil resiko dan mencoba segala seuatu

    ReplyDelete
  42. bener tuch,,,...

    makanya kita harus sering2 intropeksi diri ,,

    bener ga mbak??

    ReplyDelete
  43. Hakikatnya dalam diri kita terdapat kutub negatif dan kutub positif yang berporos pada nafsu. Dan kitalah yang harus menguasai nafsu itu agar jangan terseret ke kutub negatif. Jadi, memang benar apa yang diutarakan oleh Tyas itu, musuh yang terbesar berada pada kutub negatif.Dan sangat betul apa yang dikomentarkan oleh Ipanks, Abiagi Smith, Yoyo dll itu. Salam sejahtera.

    ReplyDelete
  44. setujuuuu klo musuh tersesar kita adalh diri sendiri, GBU

    ReplyDelete
  45. Hore... alhamd. Q sukses melawati fase itu sekarang tinggal menjaga perform ^_^

    ReplyDelete
  46. Ibarat komputer, manusia punya: jasmani (hardware), rohani (software), dan Aku (user).
    Ketika lengkap maka 'berjalanlah' sistem yg bernama manusia.
    Jika kemasukan virus/worm/malware etc, maka semestinya segera disinfeksi atau sistem akan digerogoti. Jika infeksi dibiarkan maka sistem akan menjadi lambat atau bahkan 'hang', duh jgn sampai harus di-format ulang deh, demikianlah :)

    ReplyDelete
  47. wah iya yah, kadang kita nggak menyadari musuh terbesar kita ya diri kita sendiri, terkadang malah kalau ada apa-apa kita sering menyalahkan orang lain terlebih dahuu daripada introspeksi diri :)

    ReplyDelete
  48. Kita memang harus mampu mengalahkan diri sendiri. Pada umumnya kita sering merasa malas. Kemalasan ini harus dikalahkan. Salah satu contoh yang mungkin sering dialami adalah rasa malas berolahraga. Kita dapat memilih jenis olahraga yang sesuai dengan waktu kita. Semua ada jalan keluar.

    ReplyDelete
  49. Kemalasan & pikiran2 yang banyak membuat halangan buat kemajuan kita sendiri.
    Kadang kemenangan terbesar adalah jika kita bisa mengalahkan diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  50. aku akan berusaha mengenal diri aku sendiri

    ReplyDelete
  51. betul, kuasai diri sendiri, emosi, nafsu. semua itu adalah musuh dalam diri kita

    ReplyDelete
  52. betul banget mbak... karena emang sulit banget untuk mengenali diri sendiri yang serba rusak spt ini

    ReplyDelete
  53. setuju banget musuh terbesar kita adalah emosi dan nafsu

    alat sulap

    ReplyDelete
  54. ikut nyimak aja deh, tapi saya rasa yang dikatakan itu benar, musuh terbesar kita adalah orang yang kita lihat di cermin ketika kita bercermin.

    ReplyDelete
  55. betul mbak tiyas, sesuatu yang kuat menghalangi langkah kita untuk maju ternyata ada di punggung kita sendiri.. selalu menghalangi dengan iming dan ketakutan yang kadang malah tak beralasan, dan tak ada yang bisa mengalahkannya, limbad sekalipun sebab setiap seseorang menasehati, maka kita lah yang kadang membela musuh itu, dan akhirnya... hanya kita yang bisa mengalahkannya dengan doa dan usaha, tekad yang kuat untuk bisa menang.. postingnya asik, mohon izin untuk copy dan repost dengan tetap menyertakan link aktif ke post blog ini, semoga bisa mendatangkan pengunjung, makasih sebelumnya dan salam kenal

    ReplyDelete
  56. ayo rentangkan semangat untuk memenangkan pertempuran ini

    ReplyDelete
  57. yupp musuh terbesar dalam diri kita adalah diri kita sendiri.. perang batin tepatnya :D

    www.toserba.co

    ReplyDelete
  58. ya diri sendiri. yang penuh dengna kemalasn:((

    ReplyDelete
  59. berawal dari dalam...lalu keluar. klo dalam dah beres..biasanya luar ikut;)
    keep posting mba..

    ReplyDelete
  60. nice post mbha..
    ketakutan dalam diri bisa menjadi musuh terbesar kita
    hehe

    ReplyDelete

i hate spammers....