Friday, July 31, 2009

PR...... Ekspresikan Narsismu..!

BY tyasjetra IN , 54 comments

Dapet PR rada-rada aneh nih dari Anna.. Trus kayaknya sebelumnya ada juga yang ngasih PR ini ke aku, tapi aku kok lupa siapa ya.... (update): baru inget nih.. Memi.. Ih, udah pikun nih..!

PR nya gampang banget, tapi agak agak gimanaaa gitu...

The rules are:
  1. Take a recent photo of yourself OR take a picture of yourself RIGHT NOW
  2. DON'T change your cloth. DON'T fix your hair, just take a picture
  3. Post that picture with NO editing
  4. Post this instruction with your picture
  5. Tag 10 people to do this
Sapa takuuut... Nih dia fotoku... Orang narsis kok ditantang berfoto, hehe...


                            [update : sorryyyy.... ganti aja dee, potonaa..... hihihii...]


Foto sendiri pake kamera hape, sambil tiduran di 'amben' ruang tivi... keliatan kan tuh bantalnya, hehe... Begaya dikit ah.. kasih lirikan danduth dikit ah.. cekreeek.. jadi deh..! Nggak keliatan kalo belum mandi kan..?

Naah... sekarang aku nggak mau milih siapa yang jadi korban berikutnya... Siapa yang tertantang kenarsisannya, silahkan kerjain PR ini... Berani gak tampilin dirimu 'apa adanya'..? Sekarang bukan jamannya ngumpet.. Ekspresikan Narsismu..!

Tuesday, July 7, 2009

Kesalahan Umum Saat Mengatur Keuangan

BY tyasjetra IN , 89 comments

Setiap kali Anda mendapatkan gaji, apa yang Anda lakukan? Segera menyisihkan uang tersebut untuk membayar tagihan? Atau membaginya ke dalam pundi-pundi tabungan lain?

Ternyata, para wanita memiliki kekhawatiran bahwa mereka kurang menyisihkan cukup uang untuk masa depan. Para wanita takut mereka akan kehabisan harta di usia senja nanti. Demikian menurut Lisa Caputo dari Women & Co—sebuah situs finansial khusus wanita—yang lalu menjelaskan bahwa hal tersebut umum terjadi di antara wanita. “Wanita cenderung hidup lama, membutuhkan lebih banyak perawatan jangka panjang seiring pertambahan usia, harus mengurus keluarga, padahal tak jarang mereka tak memiliki pendapatan sendiri. Kenyataan ini harusnya menyadarkan para wanita akan pentingnya menabung sejak dini, menabung lebih banyak ketika mereka mendapatkan penghasilan lebih. Dan akhirnya, harus bisa merencanakan keuangan menjelang periode tak produktif lagi,” terang Lisa.

Riset menunjukkan bahwa wanita sering menanggung peran yang besar untuk keputusan keuangan, berfungsi sebagai kepala bagian finansial rumah tangga. Wanita tak hanya mengatur pengeluaran sehari-hari, tetapi juga segala hal yang menyangkut keuangan keluarga dan investasi jangka panjang.

Lalu, apa masalahnya? Caputo menyatakan, setidaknya ada dua kesalahan dalam pengaturan keuangan yang kerap dilakukan para wanita. Informasi ini dibutuhkan untuk merefleksi diri dan memahami masalah keuangan agar tak jatuh ke lubang yang sama berulang kali.

1. Tidak mempertahankan perencanaan keuangan.
Kebiasaan para wanita adalah menghabiskan waktu dan energi untuk memulai sebuah perencanaan keuangan, tetapi pada akhirnya mereka tak pernah melihatnya lagi. Umumnya, para wanita berpikir bahwa perencanaan keuangan hanya merupakan aktivitas jangka pendek. Padahal, kesehatan keuangan mirip seperti perkawinan, merupakan suatu perjalanan, bukan suatu tujuan. Diperlukan perawatan dan pemeliharaan keuangan agar bisa terus dalam kondisi baik.

2. Berinvestasi terlalu konservatif.
Dibandingkan pria, rata-rata wanita cenderung berinvestasi secara konservatif. Bahkan lebih banyak yang menyimpan saja uang mereka. Terlalu konservatif malah bisa membuat wanita kehabisan uang di usia lanjutnya. Ini dikarenakan uang tabungan saja tak akan kuat bertahan melawan inflasi yang akan terus terjadi. Melindungi kekuasaan wanita untuk menghamburkan uang sangat penting untuk kita semua, terutama wanita, karena wanita cenderung hidup lebih lama.

Tips untuk menyiapkan perencanaan keuangan:
  • Buat keuangan Anda fleksibel.
  • Sesuaikan keuangan Anda dengan tujuan hidup.
  • Diskusikan keuangan Anda dengan anak dan suami.
  • Pantau terus keuangan Anda setiap hari.

Menjaga dan mengurus keuangan Anda mungkin akan menghabiskan banyak waktu dan energi pada awalnya. Namun, begitu Anda sudah membuatnya menjadi kebiasaan untuk mengawasi pemasukan dan pengeluaran, akan jadi lebih mudah untuk mencapai tujuan hidup.

Sumber: kompas.com