Monday, March 30, 2009

Kekerasan Dalam Rumah Tangga Meningkat

BY tyasjetra IN , 48 comments

Laporan kasus kekerasan terhadap perempuan yang diterima Komisi Nasional Perempuan dalam dua tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dalam dua tahun terakhir, peningkatan laporan kasus kekerasan terhadap perempuan naik sekitar 100 persen.

Sebagian besar kasus yang dilaporkan adalah kasus kekerasan dalam rumah tangga. Ketua Subkomisi Pengembangan Pemulihan Komnas Perempuan Azriana, ditemui disela-sela deklarasi Pemilihan Umum Damai bagi para calon anggota legislatif kaum perempuan di Banda Aceh, Sabtu (28/3) mengatakan, tingginya laporan yang masuk lebih disebabkan mudahnya akses informasi bagi lembaga-lembaga pendamping para korban.

Naiknya laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dalam dua tahun terakhir ini, sepertinya tidak disebabkan tingginya kasus yang terjadi. Akan tetapi, semakin mudah lembaga-lembaga mengakses informasi dan korban juga semakin mudah untuk berinteraksi dengan lembaga pendamping, tuturnya.

Dia menjelaskan, tahun 2007 lalu, Komnas Perempuan menerima sekitar 26.000 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan. Jumlah itu naik lebih 100 persen pada tahun 2008 lalu menjadi sekitar 56.000 kasus. Utamanya adalah kasus KDRT, katanya.

Laporan terbanyak yang masuk adalah berasal dari Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Sementara pulau lainnya, seperti Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Maluku, terbilang kecil karena a kses informasi dari dan kepada lembaga serta korban, terbilang cukup sulit.

Sumber: kompas.com

Saturday, March 28, 2009

Award From Lyla

BY tyasjetra IN 20 comments

Dapet award banyak bangeeeet..... Sampe bingung mau ditaro di lemari yang mana, hehe.. Thanks ya, Lyla.. Awardnya bagus2.. Cewek banget..



The Rules : Name 7 things/person that you love then pass this on to 7 other bloggers.
  1. I love my family.
  2. I love myself.
  3. I love my friends.
  4. I love blogging.
  5. I love reading.
  6. I love singing.
  7. I love YOU.
And because I love you, I wanna give all these awards to all of you.. Hehehe.. (dari dulu paling bingung kalo suruh milih2 siapa yg harus dikasih.. )

Friday, March 27, 2009

Alste '90... Nyanyi Lagii..

BY tyasjetra IN , 10 comments

Bosen nggak sih denger ceritaku reunian...? Aku nggak bosen tuh postingnya...!
Kayaknya emang udah jadi kegiatan rutin kita, buat mempererat tali persahabatan..
Lokasi masih sama kayak sebelumnya..
Ada personil baru yang datang, tapi ada juga yang berhalangan hadir..
Serunya...? Teteep.....





Thursday, March 26, 2009

Dilema Perempuan... Kecerdasan Atau Kecantikan?

BY tyasjetra IN , 17 comments

kecantikanPerempuan masih menghadapi hubungan yang rumit dan saling bertolak-belakang mengenai citra mereka sendiri; kecerdasan atau kecantikan? menikah dengan yang kaya dan berwajah buruk atau tak berharta dan berwajah tampan?

Satu jajak pendapat yang disiarkan Selasa mendapati 25 persen mereka yang ditanyai lebih memilih jadi pemenang tayangan televisi America’s Next Top Model ketimbang Hadiah Nobel Perdamaian.

Dan meskipun 75 persen lain mengatakan bersedia mencukur rambut demi menyelamatkan nyawa orang asing. Lebih seperempat dari mereka yang ikut mengaku suka membuat teman baik mereka jadi gemuk asal hidup, kalau itu berarti mereka dapat menjadi kurus.

Mengenai dilema usia lanjut apakah akan menikah untuk mencari harta atau penampilan, separuh dari perempuan yang berusia 18 sampai 24 tahun yang ditanyai mengatakan, mereka akan menikah dengan pria buruk rupa kalau pria itu adalah seorang multijutawan.

Jajak pendapat itu dibuat untuk jaringan televisi AS Oxygen dengan sasaran perempuan muda. Dan lebih dari 2.000 perempuan yang berusia 18-34 tahun ditanyai buat survei tersebut.

Angket itu juga mendapati bahwa 88 persen perempuan yang berusia 18 sampai 34 tahun akan senang melepaskan hiasan, perhiasan serta telepon genggam mereka untuk mempertahankan persahabatan.

"Survei ini membuktikan hal menarik mengenai perempuan hari ini dan bagaimana ia menghubungkan citra pribadinya dengan apa yang ia anggap bernilai dalam hidupnya," kata Dr Jenn Berman, ahli psikoterapi dan hakim dalam rangkaian baru Oxygen, Pretty Wicked.

"Sebagaimana diperlihatkan dalam beberapa hasil, perempuan hari ini adalah kombinasi rumit mengenai sifat mementingkan diri sendiri dan materialistik, sia-sia dan tidak aman, setia dan narsis. Survei ini menyoroti perbedaan tersebut dalam diri kita semua," katanya.

Sumber: kompas.com

Tuesday, March 24, 2009

Optimis = Hidup Lebih Lama

BY tyasjetra IN , 25 comments

optimisOrang yang optimistis hidup lebih lama, bahkan lebih sehat dibandingkan orang yang pesimistis, kata beberapa peneliti AS, Kamis (5/3), dalam studi yang mungkin memberi kaum pesimistis satu lagi alasan untuk menggerutu.

Para peneliti di University of Pittsburgh mengkaji angka rata-rata kematian dan kondisi kesehatan kronis di kalangan pasien dalam studi Women's Health Initiative --yang telah mengikuti perkembangan lebih dari 100.000 perempuan yang berusia 50 tahun ke atas sejak 1994.

Perempuan yang memiliki sifat optimistis --orang yang memperkirakan sesuatu yang baik dan bukan buruk akan terjadi-- 14 persen kurang mungkin untuk meninggal akibat penyebab apa pun dibandingkan dengan orang yang pesimistis, dan 30 persen kurang mungkin untuk menghembuskan nafas akibat sakit jantung setelah delapan tahun pengamatan dalam studi tersebut.

Orang yang optimistis juga kurang mungkin untuk menghadapi tekanan darah tinggi, diabetes atau menghisap rokok.

Tim tersebut, yang dipimpin oleh Dr. Hilary Tindle, juga meneliti perempuan yang sangat tak percaya pada orang lain --satu kelompok yang mereka sebut "bermusuhan sangat sinis"-- dan membandingkan mereka dengan perempuan yang lebih mempercayai orang lain.

Perempuan di dalam kelompok bermusuhan secara sinis cenderung untuk setuju dengan pertanyaan seperti: "Saya seringkali harus menerima perintah dari seseorang yang tak mengetahui sebanyak yang saya ketahui" atau "Paling aman tak mempercayai seorang pun", kata Tindle dalam suatu wawancara telefon dengan wartawan kantor berita Inggris, Reuters.

"Pertanyaan ini membuktikan rasa tak percaya umum pada orang lain," kata Tindle, yang menyajikan studinya pada Kamis dalam pertemuan tahunan American Psychosomatic Society di Chicago. Pola berfikir semacam itu merenggut korban.

"Perempuan yang bermusuhan secara sinis 16 persen lebih mungkin untuk meninggal (selama masa studi) dibandingkan dengan perempuan yang tak terlalu bermusuhan secara sinis," kata Tindle. Mereka juga 23 persen lebih mungkin menemui ajal akibat kanker.

Tindle mengatakan studi itu tak membuktikan sikap negatif mengakibatkan dampak kesehatan negatif, tapi ia mengatakan semua temuan tersebut benar-benar akan memperlihatkan keterkaitan pada suatu hari nanti.

"Saya kira kita benar-benar memerlukan penelitian lebih lanjut guna merancang pengobatan yang akan ditujukan kepada sikap manusia guna melihat apakah semua itu dapat diubah dan apakah perubahan itu bermanfaat bagi kesehatan," katanya.

Dan Tindle mengatakan meskipun seorang pesimitis mungkin berpendapat, "Takdir saya sudah diputuskan. Tak ada yang dapat saya lakukan, saya tak yakin itu benar. Kita `kan tidak tahu"

Sumber: id.news.yahoo.com

Saturday, March 21, 2009

Reuni SD Sumbangsih Grogol Lulusan Tahun '84

BY tyasjetra IN , 20 comments

Waaaah, akhirnya bisa posting lagi... Kemarin2 lagi suibuuuk ngurus kerjaan offline.. Pulang pagi, sempet ol cuma balesin mampir ke sebagian temen2 yang udah mampir kesini..

Hari Kamis kemarin sebenernya kerjaanku selesai sore, tapi malemnya ada reuni di Senayan City, jadi tetep aja pulangnya malem, nggak sempet bw or ngurusin blog.. Lhah, sering banget sih reuni? Hehe, sekarang reuninya beda.. Kalo kemarin2, yang selalu aku posting kan reuni temen2 SMA.. Kamis kemarin reuni SD.. Aku dulu sekolah di SD Sumbangsih Grogol.. Wiiih, udah berapa puluh taun tuh nggak ketemu.. Makanya aku happy banget bisa ketemu mereka lagi..

Walaupun cuma 10 orang, tapi seru banget.. Bayangin aja, aku lulus SD tuh taun 84, berarti udah 25 taun nggak ketemu.. Kalo di antara mereka sih masih pada ada yang satu SMP, atau satu SMA.. Tapi aku abis lulus SD kan pindah ke Semarang, jadi bener2 nggak pernah ketemu mereka sama sekali..

Thanks to Facebook yang udah mempertemukan kami kembali.. Dari pertemuan kemarin, akhirnya kita bisa dapet info n nomer telpon temen2 SD lainnya yang saat itu nggak bisa dateng.. Rencana, bulan depan kita mau ngadain lagi dengan personil yang lebih banyak..

Foto2nya belum di upload sama temenku di FB nih, jadi blom bisa aku tongolin di sini.. Ntar menyusul deh..

{UPDATE}Akhirnya dapet juga nih fotonya..


Friday, March 13, 2009

Masa Kadaluwarsa Kosmetik

BY tyasjetra IN , , 49 comments

kosmetikBuat temen-temen cewek yang suka dandan, udah pasti meja riasnya penuh dengan kosmetik dan peralatannya.. Malah bukan cuma di meja rias aja, pastinya ada kosmetik yang khusus buat dibawa-bawa di tas atau di beauty case.. Saking banyaknya punya peralatan makeup, kadang kita jadi nggak begitu care akan kebersihannya dan juga masa kadaluwarsanya..

Aku kerja di bidang yang menuntut supaya aku harus selalu dandan saat kerja.. Dan karena aku punya kulit wajah yang agak sensitif, aku nggak bisa tuh pake kosmetik dan peralatan makeup barengan sama temen kerjaku lainnya.. Konsekuensinya, aku harus punya semuanya sendiri.. Jadi, alat-alat makeupku seabrek-abrek..

Kalo masalah membersihkan peralatan makeup seperti kuas, sponge, sikat, aku selalu rajin.. Tapi masalah masa kadaluwarsa kosmetik, dulu aku nggak terlalu care.. Kadang kan kita sayang kalo harus mbuang eye shadow atau lipstik yang isinya masih banyak.. Tapi, aku pernah ngalamin kelopak mataku jadi bruntusan n bengkak-bengkak gara-gara pake eye shadow yang udah kadaluwarsa.. Bibir juga pernah jadi kering kayak gosong gitu gara-gara pake lipstik yang udah kelamaan..

Sekarang, setiap beli kosmetik, sampe rumah aku langsung tempel tuh tanggal belinya di kemasannya.. Jadi ketauan, udah kelamaan belum tuh kosmetik kita..

Kalo liat-liat di internet sih, masing2 kosmetik punya masa kadaluwarsa sendiri-sendiri.. Ini info yang aku dapet:

Lipstik atau Lip Gloss : 2 - 3 tahun
Alas bedak : 1 - 2 tahun
Bedak : 1 - 2 tahun
Blush On : 4 - 6 bulan
Maskara : 3 - 6 bulan
Eye Shadow : 3 - 6 bulan

Tapi kalopun belum sampe batas kadaluwarsanya, tapi kosmetik itu udah berubah warna, berubah aroma, berubah bentuk, mending langsung dibuang aja deh..

Ini aku barusan juga abis mensortir peralatan makeupku di meja rias.. Duh, ada foundation yang masih penuh, tapi aku liat, tanggal belinya udah hampir 2 taun yang lalu.. Bentar lagi harus masuk tempat sampah dong.. Sayang sih emang.. Tapi lebih sayang lagi kan kalo mukaku jadi nggak mulus lagi..? Ceilee muluus...

Saturday, March 7, 2009

Mauku Begini... Maumu Begitu...

BY tyasjetra IN , , 66 comments

happy coupleKumpul-kumpul sama temen-temen emang asik banget.. Becanda, ngobrol, ketawa ketiwi.. Dari bahan obrolan yang ringan pun bisa jadi masukan yang bagus buat diri kita..

Bisa dibedain, asiknya antara kumpul-kumpul sama sesama cewek dan kumpul-kumpul campur, ada cewek ada cowok.. Kalo kumpul sama sesama cewek, jarang ada debat serunya.. Semua merasa senasib, apa yang diutarakan sama si jeng A, kita semua setuju.. Kadang nambah2in, kadang ngeledek, kadang ngomporin, tapi semuanya ada di dalam koridor setuju sama apa yang dibicarain..

Beda kalo ada suara hati cowok yang ikut berpendapat.. Walaupun nggak terlalu bersebrangan, tapi pasti mengundang sedikit ketidaksetujuan di antara para cewek.. Terutama kalo udah ngobrol tentang hubungan antar pasangan, ternyata apa yang diharapkan seorang cowok dari pasangannya, bisa beda banget dengan apa yang kita (cewek) kira..

Misalnya seorang cowok/suami berbagi cerita (curhat) sama istrinya tentang pekerjaannya di kantor.. Tentang susahnya melangkah ke jenjang yang lebih tinggi di kantornya.. Aku n temen-temen cewekku ngira, dengan mendengarkan dan menjawab dengan kalimat yang kita anggap 'menentramkan' hati si cowok, seperti, "Ya udahlah mas.. Mungkin emang belum waktunya kamu jadi manajer.." itu udah merupakan respon yang paling bagus..

Temenku yang cowok itu bilang.. "Emang bener sih, kalo istri njawab begitu.. Bisa diartikan tidak menuntut, tapi seharusnya itu cuma kalimat awal.. Gue pengen denger kalimat lanjutannya lagi, yang sedikit mengandung tuntutan.. Jadi guenya ngerasa termotivasi gitu.."

Kita para cewek jadi bingung.. Gimana sih? Kalo mau tau sejujurnya sih, kita maunya nggak usah pake kalimat awal itu, maunya langsung aja.. "Trus kapan dong papa jadi manajer? Masa udah bertaun-taun nggak naik2 jabatan, nggak naik2 gaji, semua harga udah pada naik nih.. Uang belanja juga lama2 nggak cukup kalo cuma segitu2 aja.. Bla bli blu ble blo..". Tapi kan demi menjaga perasaan sang suami, yang kita utarakan ya cuma yang awal-awal itu tadi..

Ternyata, yang kita kira yang terbaik, bukan selalu yang terbaik untuk orang lain yah? Memang semua kembali ke masing-masing individu.. Ada yang termotivasi dengan kalimat-kalimat dengan nada menuntut, ada yang termotivasi dengan kalimat 'nrimo'..

Trus, aku tanya, "Istri lu tau nggak kalo lu pengennya dia ngomong yang rada-rada nuntut gitu?"
Dia jawab, "Ya nggak lah, harusnya dia ngerti sendiri.."

Langsung deh aku n temen-temen cewekku nimpalin.. "Yeee, kenapa juga kita yang harus ngertiin maunya situ... Situ juga harus ngertiin maunya kita doong..!!"

Enak bener yah, kalo tanpa kita omongin, pasangan kita ngerti apa yang kita mau... Dan kita juga ngerti apa yang pasangan kita mau, tanpa dia harus ngomong apa-apa..

Kalo gitu sih, kawin aja sama paranormal yang bisa baca pikiran kita..!!

Friday, March 6, 2009

Happy Birthday, Ndhul..

BY tyasjetra IN , 35 comments

Hari ini, 6 Maret, adikku Tantri Nareswari ulang tahun....
Happy birthday ya, Ndhul......






Semoga panjang umur ya Ndhul, semoga selalu sehat, makin sukses, rukun and happy with Dhiul, Dipul and Cepul.. Dan semoga selalu dalam lindungan Allah SWT..

Pasti mamah bikinin nasi kuning di Jogja yaa...? Huhuuu, nggak bisa ikutan ma'em.... Ikut berbahagia aja deh dariku yang sendirian di Jakarta.. :(

Notes:
Ndhul = Tantri Nareswari
Dhiul = Irwan Ardiansyah
Dipul = Diva Adisty Ardiansyah
Cepul = Sheva Anela Ardiansyah

Wednesday, March 4, 2009

Mitos dan Fakta Tentang Uang

BY tyasjetra IN , , 47 comments

Punya uang, bingung, enggak punya uang? Lebih bingung lagi. Duh, pusing. Jangan salahkan uangnya, salahkan diri kita yang keliru menilai uang. Berikut beberapa "mitos" tentang uang yang kadung melekat di kepala kita.

Tak Pernah Cukup

Mitos: Sebanyak apa pun jumlah uang yang dimiliki, kok rasanya tak pernah cukup ya. Karena itu, uang harus selalu dikejar.

Fakta: Sebanyak apa pun uang, akan selalu cukup bila Anda menggunakan dan memanfaatkannya dengan tepat. Karena itu diperlukan perencanaan dalam penggunaan dan bagaimana mendapatkannya. Anda bisa memulainya dengan menentukan berapa jumlah uang yang Anda butuhkan untuk memenuhi semua kebutuhan. Setelah itu tentukan bagaimana cara Anda mencukupi kebutuhan dengan uang yang dimiliki. Yang terpenting bukan mencari penghasilan sebesar-besarnya, tetapi bagaimana menghasilkan uang secara berkelanjutan. Lebih baik memiliki uang cukup, namun berkelanjutan daripada memiliki uang dalam jumlah besar, namun habis dalam sekejap.

Tak Sempat Mengatur Uang

Mitos: Padatnya jam kerja dan sibuknya mengatur waktu untuk keluarga, sahabat, dan pasangan, membuat Anda enggan menyusun rencana keuangan setiap bulannya.

Fakta: Menyusun anggaran keuangan tak akan menghabiskan waktu Anda kok. Bila Anda tak sempat membuat catatan keuangan secara detil, Anda cukup membuat perkiraan kasar berapa pemasukan yang Anda peroleh dan berapa sisa uang Anda setelah memenuhi segala kebutuhan. Sisihkan 10 persen dari penghasilan untuk ditabung. Setelah itu gunakan sisanya untuk membayar tagihan sehari-hari. Nah, sisa akhirnya barulah bisa Anda gunakan untuk bersenang-senang.

Uang Bisa Membeli Segalanya

Mitos: Bila memiliki banyak uang, hidup pasti terasa lebih bahagia, karena dengan uang, segala keinginan dapat terpenuhi.

Fakta: Memang akan menyenangkan bila kita bisa memuaskan segala keinginan. Namun, tak semua hal dalam hidup ini bisa dibeli uang. Kasih sayang yang Anda terima dari keluarga dan sahabat tentu tak dapat ditukar dengan uang. Kebahagiaan hidup Anda takkan bisa tergantikan dengan uang sebanyak apa pun jumlahnya. Karena itu, jangan menjadikan uang sebagai satu-satunya cara mencapai tujuan hidup.

Kartu Kredit Memudahkan Hidup

Mitos: Tak ada salahnya menggunakan kartu kredit, karena bisa dibayar di akhir bulan. Lagipula membayar iuran kartu kredit dan tagihan bulanannya takkan membuat Anda jatuh miskin.

Fakta: Bagi penerbit kartu kredit, Anda adalah sasaran empuk untuk memberi keuntungan bagi perusahaan mereka. Dua hal yang perlu Anda perhatikan tentang kartu kredit adalah jumlah minimal pembelanjaan dan suku bunga tinggi. Jika Anda biasa belanja dalam jumlah sedikit setiap bulannya, maka Anda tak perlu menggunakan kartu kredit dengan dengan batas pembelanjaan (limit) yang besar. Pasalnya, selain Anda harus membayar iuran yang lebih tinggi per bulannya, Anda juga berisiko terkena suku bunga tinggi jika terlambat membayar tagihan.

Senang-Senang Saja Dulu…

Mitos: Belum saatnya mengkhawatirkan masa tua, di usia Anda yang kini masih terbilang muda. Saat ini adalah saatnya bagi Anda untuk mencari uang dan menggunakannya sesuka hati. Masih ada puluhan tahun ke depan untuk mengumpulkan uang. Jadi, untuk apa repot menabung sekarang?

Fakta: Semakin dini Anda menabung, akan semakin banyak uang yang terkumpul di hari tua Anda nanti. Tak perlu membatasi gaya hidup Anda, tetapi usahakan untuk selalu menabung meskipun dalam jumlah sedikit. Setidaknya sisihkan sebanyak 10% untuk masuk ke rekening tabungan, sisanya bisa Anda gunakan untuk bersenang-senang. Untuk menyemangati diri, Anda bisa memberikan reward bagi diri sendiri bila berhasil menabung secara rutin setiap bulannya. Misal, setelah Anda berhasil menabung selama 2 tahun, tak ada salahnya menghadiahi diri Anda dengan membeli sesuatu atau berlibur ke tempat yang Anda inginkan.

Pendidikan Tinggi = Kaya

Mitos: Bila ingin menghasilkan banyak uang, kita harus memiliki pendidikan tinggi terlebih dulu. Semakin banyak uang yang dikeluarkan untuk menuntut ilmu, semakin besar uang yang nantinya akan Anda dapatkan.

Fakta: Mitos ini memang ada benarnya, tapi tak seratus persen benar. Kenyataannya, tak sedikit orang yang tak berpendidikan tinggi tapi memiliki aset yang sangat besar. Sebaliknya, tak sedikit orang yang memiliki latar pendidikan tinggi, tapi hidup pas-pasan. Pada dasarnya, pendidikan tinggi tak menjamin keberhasilan seseorang. Yang penting, bagaimana memanfaatkan pendidikan yang dimiliki untuk bekerja atau memilih pekerjaan yang sesuai.

Sumber: Kompas.com

Tuesday, March 3, 2009

Ternyata

BY tyasjetra IN , 36 comments

Ada seseorang, saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan akhirnya dialah yang mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tersebut. Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya.
Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.

Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.
Ibu menjawab: “Mengapa?
Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.
Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?
Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.
Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat mudah, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”
Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”
Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata menggenggam nasib kita sendiri
sangat mudah, cukup hindari kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”
Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

Ternyata untuk memperoleh kegembiraan
sangat mudah, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.

Sumber: www.motivasi.web.id

Monday, March 2, 2009

Balita Diculik

BY tyasjetra IN , 8 comments

Buat temen-temen blogger, khususnya yang punya anak balita, harus lebih hati-hati kalau harus memasrahkan anaknya diasuh seorang pembantu ataupun baby sitter. Denger kan, ada berita tentang seorang anak di Pamulang, Tangerang yang diculik sama pembantunya yang baru kerja selama 3 jam di rumahnya? Selain nyulik sang anak, si pembantu juga nggasak duit n hape majikannya.

Berita terakhir sih, si anak (Alifardo) udah ditemukan dengan selamat. Alhamdulillah. Jam 16.00 tadi ditemukan di pinggir jalan di daerah Beji, Depok. Ya ampun.. ditinggal gitu aja, kejem amat sih. Tapi syukur deh, yang penting si anak selamat, walaupun pasti ketakutan banget tuh.. Si pelakunya belum berhasil ditangkap.. Udah ngabur lah pastinya..

Sekarang ngeri ya.. Makanya, buat pasangan suami istri yang harus tiap hari pergi kerja n ninggalin anaknya di rumah, jangan begitu aja dipercayain ke orang baru deh.. Jaman sekarang orang pada aneh-aneh.. Keliatannya lugu, dari desa, tapi ternyata anggota sindikat apalah..

Untungnya aku ini asalnya dari kampung.. Jadi kalo nyari pembantu, ya dari kampung sendiri, yang aku udah tau siapa orangtuanya, dimana rumahnya, jadi Insya Allah nggak mungkin macem-macem..

Bukan berarti kita harus berburuk sangka yang berlebihan ke setiap maid lho.. Tapi berjaga-jaga aja agar nggak terjadi hal-hal yang nggak diinginkan.. Waspadalah..! Waspadalah..!

Choosing The Best Web Hosting Company

BY tyasjetra IN , 10 comments

Choosing the right web hosting is very important for your business site. You have designed your website with very professional and beautiful design, but if your website always down because you chose web hosting company that can’t support it well, that’s all would be useless. You will lose your potential client and customers. So, before you make a decision about web hosting company for your website, you need to find lots of information about it.

Webhostingchoice.com is the site you must visit to find guides about good web hosting company. They provide complete guidance to help you pick the web hosting company that will suit with your company needs. You can search web hosting companies they recommend based on many categories.

You can also make comparison among top ten web hosting sites they recommended. By comparing the prices, the scores, the disk space, and data transfer, you will easily find the web hosting company for you.

So, what are you waiting for? Don’t waste your time browsing the internet to find the perfect web hosting for your company. Visit webhostingchoice.com and you will get all the answers for all your questions about web hosting company.